3 Cara Mencegah Malaria Dengan Bahan Kelambu Insektisida Paling Aman

Malaria termasuk salah satu pennyakit  yang menular yang menjadi salah satu penyakit berbahaya yang ada di dunia. Di Indonesia sendiri, kurang lebih 36% penduduknya tinggal di tempat yang berpotensi bisa tertular malaria.

Penyakit ini tentu tidak boleh diremehkan dan harus segera dilakukan penindakan. Salah satu cara yang harus anda lakukan adalah dengan menggunakan bahan kelambu insektisida yang memang ia memiliki kegunaan sebagai penangkal malaria.

Kelambu insektisida termasuk ke dalam jenis kelambu modern yang mulai digunakan saat ini. Tentunya penggunaan kelambu tersebut harus didukung oleh beberapa faktor seperti di bawah ini:

  • Penggunaan kelambu yang lebih dari 80% penduduk yang ada di lokasi sasaran.
  • Kelambu tersebut harus digunakan secara benar.
  • Membiasakan diri untuk tidak berada di luar rumah ketika malam hari, khususnya tidak membawa anak-anak mereka berada di luar.
  • Pastikan bahwasanya kelambu berinsektisida tersebut memiliki kualitas yang terjamin dan juga tidak mudah rusak.
  • Jangan lupa untuk selalu merawat kondisi kelambu berinsektisida agar kualitasnya tetap terjaga.

Dengan kata lain, penggunaan kelambu berinsektisida juga harus didukung oleh perubahan pola kebiasaan masyarakat setempat guna mencegahnya dari terkena penyakit malaria yang siap menyerang kapan saja.

Cara Memasang Kelambu Insektisida

Setelah anda mempelajari mengenai apa saja kondisi yang mendukung dan harus anda perhatikan untuk mencegah agar anda maupun keluarga anda tidak terjangkit malaria, maka di bawah ini akan kami jelaskan mengenai bagaimana cara memasang kelambu insektisida dengan benar.

1. Keluarkan dari bungkusnya

Jika anda baru membeli kelambu insektisida, maka anda harus mengeluarkan dulu dari bungkusnya. Setelah itu, anda juga harus mengangin-anginkan terlebih dahulu.  Kami sarankan agar anda melakukannya di tempat yang teduh dan jangan langsung berada di bawah sinar matahari.

Selain itu, anda disarankan juga harus menggantung kelambu tersebut pada sebuah tali. Lakukan sampai dirasa baunya sudah hilang.

2. Pasang kelambu

Langkah kedua yakni mulailah untuk melakukan pemasangan terhadap kelambu. Yang harus anda lakukan yaitu mengikat kelambu pada tiang tempat tidur maupun juga bisa anda ikatkan pada dinding paku.

Pastikan bahwa bagian ujung bawah kelambu insektisida sudah berada di bawah kasur atau matrass sehingga tidak akan ada nyamuk yang bisa masuk. Disarankan untuk terus menggunakan kelambu tersebut baik ada maupun tidak adanya nyamuk.

3. Merawat kelambu

[AdSense-C]

Bagi anda yang menggunakan kelambu insektisida maupun kelambu yang lainnya, tentu saja penggunaan dalam jangka waktu yang lama juga harus diimbangi dengan melakukan perawatan secara rutin. Tujuan dari melakukan perawatan tersebut agar supaya kelambu tidak mudah robek, rusak, maupun masalah yang lainnya.

Jika kelambu sudah tidak digunakan, maka segeralah menggulung atau melipat kelambu anda. Selain itu, jika ternyata kelambu tersebut sudah tidak efektif lagi, maka kami sarankan agar anda menghubungi pihak puskesmas atau pihak-pihak yang berwenang untuk melakukan pencelupan ulang.

Bahan kelambu insektisida memang perlu dilakukan pencelupan secara rutin. Hal ini bertujuan untuk membuatnya tetap menjadi pelindung bagi buah hati anda dari serangan nyamuk malaria.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,