Manfaat Kelambu Berinsektisida yang Paling Baik Digunakan

Malaria adalah penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Anopheles, saat malaria masih menjadi salah satu penyakit yang mematikan dan menjadi masalah besar di beberapa negara. World Malaria Report menyebutkan bahwa 106 negara telah terjangkit malaria pada tahun 2013.  Di Indonesia sendiri ada sekitar 35% penduduk yang tinggal di daerah yang rawan terjangkit malaria. Pada umumnya endemis malaria terjadi di desa-desa terpencil yang lingkungannya kotor, fasilitas kesehatannya kurang, gaya hidup tidak sehat dan sosial ekonomi yang rendah.

Salah satu upaya untuk mencegah penyebaran penyakit malaria adalah tidur dengan menggunakan kelambu berinsektisida. Berdasarkan data WHO tahun 2007, penggunaan kelambu berinsektisida di benua Afrika mampu menurunkan resiko terjangkit malaria hingga 50%.

Sebetulnya apa sih kelabu berinsektisida itu? dan apa manfaatnya? Bagi anda yang belum tahu, berikut penjelasannya:

Kelambu berinsektisida adalah kelambu yang dilapisi obat nyamuk dan WHO menjamin bahwa obat nyamuk atau insektisida yang terkandung dalam kelambu ini tidak berbahaya bagi manusia.

Manfaatnya adalah

  1. Melindungi manusia dari gigitan nyamuk sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit yang ditularkan oleh nyamuk seperti malaria, demam berdarah dan kaki gajah.
  2. Kelambu berinsektisida mempunyai daya untuk mengusir nyamuk.
  3. Jika ada nyamuk yang menempel di kelambu akan langsung mati.
  4. Anda tidak perlu memakai obat nyamuk lain, cukup hanya menggunakan kelambu berinsektisida saja.
  5. Dapat menurunkan angka orang yang sakit akibat penyakit menular dari gigitan nyamuk.
  6. Kelambu berinsektisida tahan lama, bisa dipakai hingga 3 tahun.

Itulah enam manfaat dari kelambu berinsektisida. Jika anda tinggal didaerah endemik malaria atau jenis penyakit yang ditularkan oleh nyamuk lainnya, ada baiknya menggunakan kelambu berinsektisida ini. Nah agar kelambu anda ini awet dan bermanfaat secara maksimal, ada beberapa tips yang harus anda ketahui yaitu:

  • Sebelum anda menggunakan kelambu berinsektisida, lebih baik anda mengangin-anginkan terlebih dahulu kelambu tersebut di tempat dengan udara terbuka namun tidak dibawah sinar matahari sampai tidak berbau.
  • Gunakan kelambu berinsektisida setiap hari.
  • Rawat kelambu berinsektisida, jika tidak digunakan bisa digulung dan diikat.
  • Dilarang merokok atau menyalakan api didekat kelambu, karena kelambu adalah kain yang mudah terbakar.
  • Jika anda merasa kelambu sudah tidak efektif dalam membunuh nyamuk, kelambu bisa dicelup ulang.
  • Kelambu bisa anda cuci minimal empat bulan sekali.
  • Ketika mencuci tidak boleh menggunakan deterjen karena akan menghilangkan insectisidanya.
  • Dilarang menjemur kelambu berinsektisida dibawah sinar matahari langsung.
  • Jaga agar kelambu tidak sobek, jika sudah terlanjur sobek segera tambal agar sobeknya tidak melebar.

Walau penggunaaan kelambu berinsektisida efektif namun anda juga harus memperhatikan lingkungan anda. Cegahlah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk dengan cara:

  • Bersihkan bak mandi, tempat penampungan air dan berbagai tempat yang berpotensi adanya genangan air setidaknya seminggu sekali untuk memutus siklus berkembang biaknya nyamuk yang biasanya memerlukan waktu 8 – 10 hari. [AdSense-B]
  • Pasanglah kasa nyamuk di pintu dan jendela untuk mencegah nyamuk masuk ke area rumah.
  • Jangan menggantung baju bekas pakai terlalu lama karena berpotensi menjadi tempat persembunyian nyamuk.
  • Gunakan lotion anti nyamuk ketika berada di tempat terbuka agar terhindar dari gigitan nyamuk, dan gunakanlah kelambu pada saat tidur. Anda bisa memilih jenis kelambu yang sesuai dengan tempat tidur anda sehingga kelambu bisa menambah indah kamar tidur anda.

Demikian empat cara mencegah berkembang biaknya nyamuk disekitar rumah kita, semoga bermanfaat!

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,